Bee Propolis HDI terbuat dari propolis yang berasal dari campuran getah pohon, lilin lebah, dan air liur lebah yang digunakan oleh lebah untuk melindungi pintu masuk sarangnya sekaligus mensterilkan setiap lebah yang hendak masuk ke sarang tersebut.

[vc_column][vc_row_inner gap=”2″][vc_column_inner width=”1/4″][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][td_block_text_with_title]

Rp 410.000

[/td_block_text_with_title][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][tdm_block_button button_text=”BELI SEKARANG” button_size=”tdm-btn-lg” button_display=”tdm-block-button-full” tds_button1-background_color=”#dd3333″ tds_button1-border_radius=”10″ tds_button1-f_btn_text_font_weight=”600″ tds_button1-f_btn_text_font_size=”20″ content_align_horizontal=”content-horiz-center” button_url=”#BeliSekarang”][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][/vc_column_inner][/vc_row_inner][/vc_column]

Bee Propolis HDI Origins™ bermanfaat untuk kesehatan karena :

Deskripsi Bee Propolis HDI Origins™ sebagai suplemen propolis terbaik, karena :

Kemasan Bee Propolis ada 2, yaitu :


 

BELI HDI ORIGINS™ BEE PROPOLIS 60 TABLET

[NEXForms id=”39″]

Manfaat dari Propolis

Bee Propolis merupakan getah pohon yang dikumpulkan lebah dari batang pohon, dicampur zat yang disekresi dari kelenjar ludahnya dan digunakan sebagai lapisan pelindung utama pada sarang terhadap serangan virus dan bakteri. Karenanya, Bee Propolis ini sangat bermanfaat bagui kesehatan manusia, yaitu :

[tdm_block_button button_text=”BELI SEKARANG” button_size=”tdm-btn-lg” button_display=”tdm-block-button-full” tds_button1-background_color=”#dd3333″ tds_button1-border_radius=”10″ tds_button1-f_btn_text_font_weight=”600″ tds_button1-f_btn_text_font_size=”20″ content_align_horizontal=”content-horiz-center” button_url=”#BeliSekarang”]

Kandungan Nutrisi Propolis

Propolis banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, diantaranya Multi Vitamin, Asam amino lengkap, mineral dan Flavanoid. Berikut ini komposisinya. Tidak heran bila memiliki nilai ORAC (Oxygen Radical Absorbance Capacity) adalah gambaran seberapa kuat antioksidan dalam makanan dapat bekerja menangkal berbagai macam penyakit.

ORAC Bee Propolis HDI

VITAMIN KOMPOSISI (Mg/100gr)
Vitamin C 1.00
Vitamin A(IU/100g) <10
Vitamin D (IU/100g) 331.44
Vitamin E (IU/100g) 113.69
Vitamin K 13.24
Thiamine Hydrochloride B1 0.02
Pyridoxine Hydrochloride B6 0.15
Biotin (vit H) 0.0044
Choline Chloride 40.37
Folic acid 0.032
Niacin B3 4.39
Vitamin B12 <0.06
Riboflavin B2 0.05
Panthothenic acid B5 0.065

 

ASAM AMINO KOMPOSISI (Mg/100g)
Cysteic acid 32
Aspartic acid 57
Glutamic acid 67
Serine 32
Histidine dan glycene 64
Arginine 38
Threonine 27
Alanine 37
Praline 1
Tyrosine 37
Valine 30
lsoleucine 26
Leucine 34
Phenylalanine 85
Lysine 60
Methionine Sulfone <10
Tryptophan 851

 

MINERAL KOMPOSISI (Mg/100g)
Fluoride 2.310
Iodine 0.100
Selenium <40
Aluminium 134
Barium 7.450
Calcium 462.100
Chromium 4.284
Copper 1.250
Iron 316.050
Magnesium 94.4
Manganese 3.69
Molybdenum 0.50
Phosphorus 25.96
Potassium 10.85
Sodium 31.07
Strontium 1.62
Zinc 8.97
FLAVONOID 10450

Seberapa besar perbandingan polyphenol yang dikandung oleh Bee Propolis HDI? berikut ini gambarannya.

Kadar Polyphenol Bee Propolis
[tdm_block_button button_text=”BELI SEKARANG” button_size=”tdm-btn-lg” button_display=”tdm-block-button-full” tds_button1-background_color=”#dd3333″ tds_button1-border_radius=”10″ tds_button1-f_btn_text_font_weight=”600″ tds_button1-f_btn_text_font_size=”20″ content_align_horizontal=”content-horiz-center” button_url=”#BeliSekarang”]

Cara Kerja Bee Propolis HDI

Bee Propolis mempunyai cara kerja yang lain dari produk perlebahan lainnya, dimana propolis langsung melakukan perbaikan terhadap sistem kekebalan tubuh (imunitas), dan mencegah terjadinya infeksi lebih lanjut, sehingga dapat dikatakan bahwa propolis bekerja sebagai pembangun benteng pertahanan tubuh terdepan. Karena itu sangat baik bila kita mengkonsumsinya secara rutin dalam jangka waktu lama, apalagi kondisi saat ini yang lagi memasuki Era New Normal.

Bee Propolis HDI yang Terbaik

Benarkah yang terbaik ?, memang kecap selalu nomer 1.
Baiklah, sebelum membandingkan dengan produk yang beredar dipasaran, kita lihat alasannya sebagai berikut :

Covance Test Bee Propolis HDI
Covance Test Bee Propolis HDI
Covance Test Propolis lain
Covance Test Propolis lain

Gambar diatas merupakan hasil penelitian dari Convence Laboratory di Madison, yang dilakukan di Amerika tanggal 20 Juni 2003 mengenai kandungan yang terdapat pada Bee Propolis High Desert dibandingkan dengan produk propolis lainnya. Pada propolis alami terdapat 4 macam flavonoid yaitu Pinocembrin, Chrysin Galangin, Quercetin. Propolis High Desert mengandung keempat macam flavonoid tersebut, sementara propolis lainnya hanya mengandung Quercetin, dimana Quercetin ini sebetulnya dapat disintesa di laboratorium. Jadi Terbukti berdasarkan hasil laboratorium, Bee Propolis HDI lebih baik.

[tdm_block_button button_text=”BELI SEKARANG” button_size=”tdm-btn-lg” button_display=”tdm-block-button-full” tds_button1-background_color=”#dd3333″ tds_button1-border_radius=”10″ tds_button1-f_btn_text_font_weight=”600″ tds_button1-f_btn_text_font_size=”20″ content_align_horizontal=”content-horiz-center” button_url=”#BeliSekarang”]

Propolis HDI Selangkah Lebih Maju

Bee Propolis High-Desert, telah selangkah lebih maju di bidang kedokteran, walaupun masih belum sepenuhnya dapat diterima kalangan medis, namun berbagai bukti menunjukkan bahwa Bee Propolis mempunyai kemampuan dalam hal mencegah dan bahkan menurunkan pengaruh buruk dari penyakit kanker, karena Bee Propolis mengandung senyawa asam Cajfeic Acid Phenethyl Ester, berbeda dengan kerja obat Interferon yang membunuh virus juga merusak sel sehat, sehingga pengobatan kanker kerap kali membuat penderita menjadi bertambah buruk keadaan umumnya. Senyawa asam Caffeic Acid Phenethyl Ester menekan transformasi DNA-RNA virus sehingga memungkinkan virus menjadi tidak dapat berkembang biak atau merusak seI jaringan, dengan harapan selanjutnya virus akan lenyap, tanpa merusak sel-sel jaringan tubuh.

Pendapat Para Ahli Mengenai HDI Origins™ Bee Propolis

Pendapat Dr. Aagaard Dari Denmark Mengenai Bee Propolis

Melalui bukunya berjudul “PROPOLIS, Natural Substance: The Way of Health“, menyatakan propolis membantu meningkatkan regulasi hormon-hormon dalam tubuh dan merupakan substansi antibiotika alami yang merangsang daya tahan tubuh. Penggunaannya sangat luas, baik bagi penderita sakit maupun yang berada dalam kondisi sehat, karena melindungi tubuh dari serangan mikroorganisme (bakteri, virus dan jamur) juga dapat menyembuhkan berbagai infeksi yang disebabkan mikroorganisme tersebut.

S. Scheller J. Tustannowski dan Z. Paradowski dari Polandia

Telah melakukan penelitian yang kemudian dituangkan ke dalam tulisan yang berjudul: “Comparative Study on The Staphylococcus” sebagaimana telah diketahui bersama bahwa antibiotika sintetik pada umumnya membunuh hampir semua mikroorganisme, baik yang mengganggu kesehatan maupun yang berguna bagi tubuh manusia. Selain itu pula antibiotika termaksud juga akan menjadi resisten (kebal) terhadap beberapa kuman bilamana cara penggunaannya tidak tepat dosis lamanya, sehingga memungkinkan untuk pengobatan kemudian dilakukan upaya peningkatan dosisnya.

Dalam makalah penelitian tersebut diatas, ditunjukkan bagaimana penelitian dilakukan terhadap kuman Staphylococcus dan pengaruh Bee Propolis, yang hasilnya menunjukkan bahwa propolis mampu menghambat pertumbuhan sejumlah strain kuman Staphylococcus yang menimbulkan berbagai penyakit infeksi yang sulit diberantas. Semua j enis strain yang sensitif (peka) terhadap propolis, temyata resisten (kebal) terhadap antibiotika lainnya.

Dr. Bent Havsteen dari Kiel University Jerman

Menunjukkan bahwa bioflavonoid yang terbanyak dikandung propolis, berkemampuan untuk memperbaiki serta memperlancar sistem pembuluh darah juga berperan penting dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh (antigen-antibodi) melawan serangan penyakit. Bioflavonoid mencegah atau menghambat produksi “prostaglandin” (sejenis senyawa lemak yang dapat menyebabkan demam dan rasa nyeri). Selain itu propolis dapat mencegah alergi. Sebagaimana kita ketahui bahwa didalam tubuh terdapat 2 macam substansi yaitu histamin dan serotonin yang saling berkaitan, berperan dalam melindungi tubuh dari alergi. Ikatan Histamin-Serotonin akan terputus bila ada zat asing (alergen) yang masuk ke dalam tubuh kita, dengan akibat histamin yang berdiri sendiri tadi (tanpa serotonin) akan menimbulkan reaksi alergi. Propolis dalam hal ini berperan mencegah terjadi putusnya ikatan Histamin-Serotonin tersebut.

Dr. Fang Chu dari Kiangsu, RRC

Telah memberikan 300 mg Propolis 3 kali sehari kepada pasien¬pasiennya yang mengidap hiperlipidemia (jumlah lemak yang tinggi di dalam darah), tekanan darah tinggi, penyempitan pembuluh darah (termasuk pembuluh darah jantung-coroner) selama kurang lebih 4 minggu. Hasil yang diperoleh adalah penurunan jumlah lemak didalam darah, serta menurunnya tekanan darah menuju ideal. Temyata khasiat yang ditunjukkan propolis tersebut diatas adalah akibat kemampuan propolis untuk melancarkan peredaran darah.

Hendryk Suchy,M.D Gynecolog dari Polandia

Berhasil menyembuhkan pasiennya dan mencegah penyakit radang alat reproduksi dengan propolis dimana jenis antibiotika ini mampu membasmi mikro organisme serta mencegah masuknya mikro organisme ke dalam tubuh manusia.
Salah satu artikel pada “Drugs Under Experimental and Clinical Research” edisi 1993, mengungkapkan kalau propolis dapat mencegah dan mengobati peradangan serta membantu penyembuhan Iuka.

V.P.Kivalkina dan E.L.Budarkova, dari Uni Soviet, Meneliti Bee Propolis

Dalam penelitiannya yang ditulis dalam makalah berjudul “Propolis Impact on the Immunogenesis in the Case of Immunization with Antitoxin” menyimpulkan bahwa Propolis merangsang reaksi imunitas. Penelitian menunjukkan bahwa pemberian Bee Propolis bersamaan dengan antitoxin dengan tujuan imunisasi ternyata memiliki efektivitas yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan pemberian antitoksin saja.

Jurnal Ethnopharmacology edisi 1994

Mencatat bahwa flavonoid dan ethanol di dalam propolis dapat berfungsi sebagai anti oksidan yang dapat mengikat radikal bebas. Phenol sebagai anti oksidan yang dikandung Propolis dapat berfungsi seperti vitamin E.

N. Popovici dan N. Oita, dari Lembaga Penelitian Kesehatan Romania

Melakukan penelitian dan hasilnya dituangkan di dalam makalahnya yang berjudul “Influence of Extract of Propolis on Mitosis“, disebutkan bahwa Propolis dapat mencegah terjadinya dan perkembangan sel Kanker. Disebutkan bahwa sel kanker terjadi akibat adanya pembelahan/perkembangan sel (replikasi regenerasi) tidak sesuai dengan yang seharusnya terjadi. Pembelahan sel yang berlebih kerap tak terkendali, dan cenderung mendesak dan merusak sel normal yang ada sehingga merusak pula tatanan jaringan yang diakhiri dengan menurunnya fungsi organ yang terserang. Hal tersebut juga dapat terjadi pada sel-sel sistem imunitas (kekebalan tubuh). Sedemikian hebatnya sampai sel-sel kanker dapat menyebar dari organ satu menuju organ lainnya melalui pembuluh darah, sehingga mampu merusak hampir semua organ yang dilaluinya. Propolis membentuk jarak antara sel-sel tubuh dengan sel-sel kanker, dengan suatu pengertian bahwa sel kanker yang sifatnya parasit (menghisap makanan dari sel sehat) dihambat sifat parasitnya sehingga membuat sel kanker menjadi sulit untuk berkembang bahkan menghentikan perkembangannya. Keadaan ini membuat sel-sel tubuh yang normal mendapat kesempatan untuk melakukan aktivitasnya dan melakukan replikasi regenerasinya yang sesuai dengan yang seharusnya terjadi.Cara kerja propolis inilah yang dianggap istimewa, bila dibanding dengan pengobatan medis lainnya yang selain menghancurkan sel kanker juga merusak sel-sel tubuh yang masih normal. Tidak mengherankan kalau Propolis dapat membantu mempercepat penyembuhan dan pemulihan penderita kanker. Demikian pula pada penderita Leukimia (keganasan pada sel darah putih). Penelitian serupa diatas diperkuat lagi yaitu pada tahun 1991, oleh Comprehensive Cancer Centre dan Institute of Cancer reserch of Colombia University tentang pengaruh Bee Propolis terhadap kesehatan dengan judul :
Suppression of Adenovirus Type 5EJA-Mediated-Transformation and Expression of the Transformed Phenotype by Cajfeic Acid Phenethyl Ester (CAPE)“.
Disini dibicarakan bagaimana CAPE yang diekstrak dari Bee Propolis, mampu memberikan perlawanan yang efektif terhadap infeksi virus dan beberapa jenis kanker yang disebabkan oleh infeksi virus termaksud.

Prof. Dr. Mustofa M. Kes Apt, kepala bagian Farmakologi dan Toksikologi Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada

Dalam Trubus mengatakan tentang kegunaaan Propolis. Antara lain mengandung flavonoid, asam orbanat,.fitosterol dan terpenoids. Zat-zat itu terbukti mengandung sifat:

Menurut penelitian sang guru besar ini secara invivo Propolis mempunyai efek sitotoksik terhadap kanker. Hal ini sejalan dengan penelitian dr Woro Pratiwi M Kes. SpPD dari FK UGM.

Riset Invito Propolis di Minesota, Minneapolis, USA

Propolis berpotensi meningkatkan kekebalan tubuh melawan virus HIV dan menghambat 85% ekspresi virus HIV/

Prof. dr. Aznanlelo. Phd. SPFK, Kepala Departemen Pharmacology dan Therapik Universitas Sumatra Utara

Propolis juga sangat efektif untuk pengobatan keradangan liver karena mempunyai sifat hepatoprotective dan dari berbagai makanan kesehatan seperti bawang putih, minyak ikan, buah merah, coconut oil, yang tertinggi adalah propolis.

Dra. Mulyati Sarto. MSi dari LPPT UGM

Menurut penelitiannya menunjukkan bahwa Propolis yang paling aman dikonsumsi jangka panjang.

[tdm_block_button button_text=”BELI SEKARANG” button_size=”tdm-btn-lg” button_display=”tdm-block-button-full” tds_button1-background_color=”#dd3333″ tds_button1-border_radius=”10″ tds_button1-f_btn_text_font_weight=”600″ tds_button1-f_btn_text_font_size=”20″ content_align_horizontal=”content-horiz-center” button_url=”#BeliSekarang”]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *